PotretSumut – Bulan Muharram 1447 Hijriah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam.
Muharram adalah bulan pertama dalam penanggalan kalender Islam, dan disyariatkan agar ummat muslim melaksanakan puasa sunah Asyura karena sarat keutamaan dan keberkahan.
Puasa Asyura dilaksanakan pada 10 Muharram, dan disunnahkan untuk diiringi dengan puasa Tasua, yaitu pada tanggal 9 Muharram 1447 H yang jatuh pada Sabtu 5 Juli 2025, dan10 Muharram 1447 H tepat di hari Minggu 6 Juli 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalil dan Keutamaan Puasa Asyura
Puasa Asyura adalah ibadah yang memiliki dalil shahih dari Rasulullah SAW.
Menurut Hadis Riwayat Muslim, Puasa Asyura menghapus dosa setahun yang lalu.
Diriwayatkan pula bahwa ketika Nabi Muhammad SAW tiba di Madinah dan mendapati orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura, beliau bersabda:
“Kami lebih berhak terhadap Musa daripada mereka.” Maka beliau pun berpuasa dan memerintahkan umat Islam untuk berpuasa pada hari itu.
(HR. Bukhari, no. 2004; Muslim, no. 1130)
Agar berbeda dengan kebiasaan kaum Yahudi, Rasulullah SAW menganjurkan untuk menambahkan puasa pada hari sebelum atau sesudahnya, sebagaimana sabdanya:
“Jika aku masih hidup tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada hari kesembilan (Tasua).”
(HR. Muslim, no. 1134)
Makna dan Hikmah Puasa Asyura
Puasa Asyura bukan sekadar ibadah sunah, namun juga momentum meneladani Nabi Musa ‘alaihis salam, yang diselamatkan dari kezaliman Fir’aun pada hari Asyura.
Menyucikan diri dan memperbanyak amal ibadah di awal tahun Hijriah.
Menghapus dosa-dosa kecil selama setahun terakhir, sebagaimana dijanjikan dalam hadis shahih. (DIV)
Penulis : Diva Suwanda
Editor : Diva Suwanda







