4. Puisi dan Doa untuk Palestina
Di bawah langit biru Palestina yang indah,
Perang telah melukai, perang telah merusak.
Kami berdoa untuk kedamaian, kami berdoa untuk cahaya,
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk menggantikan malam yang gelap yang telah berlalu.
Puing-puing dan luka-luka yang tak terhitung,
Mengenang pertempuran dan penderitaan yang telah terjadi.
Kami bersatu dalam doa, dalam hati yang tulus,
Memohon agar kebaikan dan cinta datang menyentuhmu.
Kami mendoakan anak-anak yang tumbuh dalam ketakutan,
Agar mereka dapat hidup dalam damai dan kebahagiaan.
Kami mendoakan orang-orang yang telah berjuang dengan gagah berani,
Semoga mereka menemukan ketenangan dan harapan.
Palestina, tanah suci yang penuh dengan sejarah,
Kami mendoakanmu dengan hati yang penuh cinta.
Semoga perang ini segera berakhir, kedamaian tiba,
Dan kita dapat bersatu di bawah matahari yang bersinar terang.
Dengan doa dan harapan, kami berdiri bersamamu,
Palestina yang tercinta, dalam persatuan dan cinta yang mendalam.
Semoga kedamaian dan kasih sayang menggantikan perang,
Dan kita semua dapat hidup dalam harmoni yang damai.
5. Palestina, Negeri Duka
Palestina, negeri duka yang penuh luka,
Dalam pelukan bumi, engkau berdiri tegar.
Perang, kepedihan, dan air mata tumpah,
Kau adalah tempat kesabaran dan perjuangan.
Di bawah langit biru yang luas,
Kau menatap masa depan dengan harapan.
Meskipun cobaan melanda, engkau tak patah semangat,
Negeri duka, kau memancarkan cahaya kekuatan.
Puing-puing dan reruntuhan menceritakan cerita,
Tentang pertempuran dan perjuangan yang tak pernah pudar.
Kau adalah lambang perlawanan dan keberanian,
Menolak tunduk di bawah beban berat ini.
Kami merasakan luka dalam hatimu yang dalam,
Dalam doa dan harapan, kita bersatu bersama.
Semoga kedamaian menggantikan perang yang lama,
Dan kau merasakan kebebasan yang telah lama dinanti.
Palestina, dalam puisi ini kami meratap bersamamu,
Menghormati ketahananmu dan semangatmu yang tulus.
Kau adalah cermin kekuatan dan keadilan,
Dalam duka yang tak terlupakan, engkau tetap bersinar.
(sumber Inilah)






