Medan, PotretSumut – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) angkat bicara soal mobil dinas Propam Polres Tapsel yang viral.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan bersama Kabid Propam, Kombes Julihan memberi klarifikasi atas kegaduhan kejadian itu.
Kombes Ferry menerangkan, mobil dinas itu memang dibawa ke Medan oleh Kasie Propam Polres Tapsel, Plt Iptu AP yang sedang tugas Latihan Pra Ops di Polda Sumut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, setelah Iptu AP sedang istirahat dirumahnya, lantaran tak terawasi anaknya berinisial AP (16), diam-diam membawa mobil dinas itu untuk jalan-jalan.
Juru bicara Polda Sumut itu mengatakan, dari penyelidikan sementara kejadian diduga bukan tabrak lari.
“Melainkan terjadi penyerempetan. Sampai saat ini belum ada korbannya yang membuat laporan pengaduan,” terang Kombes Ferry
Baca juga: Sepasang Sejoli Kendarai Mobil Dinas Polres Tapsel Serempet Pengendara di Medan
Terhadap kejadian itu, Kabid Propam Poldasu Kombes Julihan telah memeriksa bawahannya itu.

”Dia diperiksa secara disiplin. Kita akan proses sesuai aturan yang berlaku,” kata Kombes Julihan.
Sementara terhadap anak Iptu AP yakni, AP yang masih berstatus pelajar, Kombes Ferry Walintukan mengatakan telah diserahkan ke Satlantas Polrestabes Medan.
“Satlantas yang menangani soal lalulintasnya,” sebut Ferry.
Disebutkan Ferry, berdasarkan pengakuan AP bahwa wanita yang duduk disampingnya itu adalah gurunya yang ketemu dijalan.
“Kata si anak itu ketika dia keliling-keliling bertemu dengan gurunya. Kebetulan karena satu arah kemudian membawa gurunya itu untuk diantar ke Deli Park” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, sebuah mobil dinas bertuliskan Propam Polres Tapsel viral lantaran diduga menyerempet mobil pengendara lain di Medan.
Kejadian itu viral lantaran pengendara wanita yang menjadi korban penyerempetan tersebut tak terima dan mengejar mobil dinas itu mulai dari Jalan Pandu persimpangan Jalan Palangkaraya dan berhasil disetop di Jalan Imam Bonjol, Medan. (DIV)
Penulis : Diva Suwanda
Editor : Diva Suwanda







