Sepanjang 2023, 25 Orang Bunuh Diri Akibat Pinjol

Rabu, 20 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

25 Orang Bunuh Diri Akibat Pinjol

25 Orang Bunuh Diri Akibat Pinjol

Potretsumut.com – Seorang pria berusia 23 tahun ditemukan tewas akibat gantung diri di Kediri pada Selasa (12/12/2023).

Kasus tersebut menambah daftar panjang orang yang bunuh diri karena terjerat utang dari pinjaman online (pinjol).

Hingga tanggal 16 Desember 2023, total mencapai 25 kasus orang yang mengakhiri hidupnya karena masalah pinjaman online, bank keliling, dan bank emok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka ini merupakan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Pada tahun 2019, ketika pinjaman online mulai menjadi populer, kasus bunuh diri, percobaan bunuh diri yang berhasil diselamatkan, dan kasus pembunuhan orang lain terkait masalah pinjol mencapai 51 kasus.

BACA JUGA  10 Cara yang Harus Dilakukan bila Terlilit Hutang Pinjol

Selama puncak pandemi Covid-19 pada tahun 2021, tercatat 13 kasus bunuh diri yang disebabkan oleh masalah utang pinjol.

“Data ini dianalisis dari berbagai laporan media sejak tahun 2019 hingga 16 Desember 2023. Mengingat tidak semua kasus bunuh diri akibat utang online ilegal dilaporkan oleh media, jumlah sebenarnya bisa jadi lebih dari 51 kasus,” ungkap Rahman Mangussara, Pendiri Center for Financial and Digital Literacy, seperti yang dikutip dalam siaran pers pada Selasa (19/12/2023).

BACA JUGA  Anak SD Pun Kini Kecanduan Judi Online dari Konten yang didapatkan di Medsos

Dari 51 kasus tersebut, lima di antaranya melibatkan anak di bawah lima tahun yang dibunuh oleh orang tua mereka sebelum melakukan bunuh diri.

Di samping itu, terdapat dua pasangan suami istri (empat orang), 31 pria, dan 15 wanita (di antaranya 5 balita yang tidak dilaporkan jenis kelaminnya).

Salah satunya adalah seorang siswa sekolah menengah atas. Rentang usia dari korban (tidak termasuk balita) berkisar dari 16 hingga 64 tahun.

Berita Terkait

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan
Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Raih Predikat ZI WBK 2025
Lakukan KDRT ke Mantan Istri, MKD Diminta Beri Sanksi Etik ke Oknum DPR RI RHB
Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba
TFR Sibolga Sudah On Track, BKKBN Sumut Fokus Genjot mCPR
TFR Tapteng Masih Tinggi, BKKBN Sumut Dorong Penguatan Peran PKB

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:33 WIB

Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:07 WIB

Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Raih Predikat ZI WBK 2025

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:03 WIB

Lakukan KDRT ke Mantan Istri, MKD Diminta Beri Sanksi Etik ke Oknum DPR RI RHB

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:36 WIB

Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba

Berita Terbaru