Israel Serang RS Indonesia, sedikitnya 10 Orang dilaporkan Tewas

Senin, 20 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambaran Rumah Sakit Indonesia setelah pemadaman listrik. RS Indonesia tetap melanjutkan layanan operasi dan perawatan pasien dengan peralatan terbatas dan seadanya karena kekurangan bahan bakar, Jumat, 10 November 2023. (FADI ALWHIDI/ANADOLU VIA GETTY IMAGES)

Gambaran Rumah Sakit Indonesia setelah pemadaman listrik. RS Indonesia tetap melanjutkan layanan operasi dan perawatan pasien dengan peralatan terbatas dan seadanya karena kekurangan bahan bakar, Jumat, 10 November 2023. (FADI ALWHIDI/ANADOLU VIA GETTY IMAGES)

Situasi seperti ini membuat rumah sakit lumpuh.

“Ya lumpuh, pasokan bahan bakar untuk listrik tidak ada, obat ludes… tapi mereka tetap mencoba melakukan yang terbaik. Kalau tidak ada lampu, pakai senter atau dilakukan di siang hari.”

RS Indonesia sudah berkali-kali kena serangan

Rumah Sakit Nasser
Warga Palestina melaksanakan salat Jumat saat serangan Israel berlanjut pada hari ke-35 di halaman Rumah Sakit Nasser di Khan Yunis, Gaza pada 10 November 2023.

Sebagai gambaran, RS Indonesia yang terletak di Bait Lahiya, Kegubernuran Gaza Utara, Jalur Gaza, Palestina adalah salah satu yang terbesar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sarbini menyebut rumah sakit ini setara dengan RS Fatmawati di Jakarta.

Bangunannya memang dirancang tebal sehingga kuat terhadap guncangan.

Bangunan RS Indonesia terdiri dari lima lantai dan mampu menampung 130 pasien. Jumlah tenaga medis yakni dokter dan perawatnya sekitar 800 orang.

RS Indonesia ini dibangun pertama kali pada Mei 2011 dari sumbangan masyarakat Indonesia yang digalang oleh MER-C. Dana yang terkumpul mencapai Rp126 miliar.

Pada 2015 rumah sakit ini diresmikan oleh mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, dan menjadi tumpuan bagi warga Palestina selain RS Al-Shifa.

“RS Indonesia sangat penting keberadaannya, dalam kondisi normal dan tidak pun. Dulu masyarakat kalau berobat harus ke Al-Shifa yang lokasinya jauh. Sekarang cukup ke RS Indonesia dengan fasilitas terbaik.”

BACA JUGA: Jual Nama Palestina, Dua WNA Minta Sumbangan Maksa Sampai Masuk Rumah Ditangkap Warga Cengkareng

Karenanya, dia mengatakan kalau sampai RS ini kolaps akibatnya sangat fatal. Sebab rumah sakit ini satu-satunya tumpuan setelah RS milik negara lain hancur lebur kena serangan.

Sebelumnya, RS Indonesia pernah mengalami beberapa kali penyerangan dan pengeboman yang mengakibatkan dua orang tewas dan sejumlah orang lain luka-luka pada November 2011.

Pada tahun 2021, RS Indonesia kembali mendapat serangan dari serbuan Israel ke Gaza. Untungnya, serangan Israel tidak melukai staf medis dan pasien.

BACA JUGA  5 Kapolres di Sumut dimutasi, Berikut Daftarnya

Bantuan tak bisa masuk ke Gaza

Sarbini berkata bantuan kemanusiaan untuk warga Palestina maupun rumah sakit sebetulnya ada, namun dicegat Israel sehingga tak bisa masuk ke wilayah utara Gaza.

Pasalnya pintu perbatasan di Rafah sudah ditutup sehingga pergerakan tertahan.

Dia berharap kedua belah pihak mau melakukan gencatan senjata demi kemanusiaan. Tanpa itu, maka korban akan semakin berjatuhan.

Dalam perkembangan terbaru sejak konflik pecah Oktober lalu, RS Indonesia mencatat jumlah korban meninggal yang dilarikan ke sana mencapai 1.784 orang dan 4.666 orang dirawat.

Hingga kini, masih ada ratusan orang dirawat inap di RS Indonesia.

RS Indonesia adalah wajah pemerintah

Pengamat Timur Tengah yang juga Dosen Hubungan Internasional Universitas Bina Nusantara, Tia Mariatul Kibtiah, berkata RS Indonesia adalah wajah pemerintah Indonesia yang tak boleh diperlakukan semena-mena.

Karena meskipun dibangun dari sumbangan masyarakat, tapi banyak kalangan internasional menganggapnya bantuan pemerintah. Apalagi memakai nama negara.

Itu mengapa, menurut Tia, pemerintah tidak cukup hanya mengeluarkan pernyataan ‘mengecam atau mengutuk’ serangan yang dilancarkan militer Israel ke area sekitar RS Indonesia.

“RS Indonesia digempur mau ditaruh dimana muka Indonesia? Ini persoalan kehormatan negara, harusnya bersikap yang tegas,” ujar Tia kepada BBC News Indonesia, Jumat (10/11).

“Saya kecewa luar biasa kepada pemerintah Indonesia, kalau mengutuk doang nggak didengar,” sambungnya

“Saya ingin pemerintah setidaknya berkontribusi nyata lah. Jangan hanya bersuara di PBB, kalau RS Indonesia digempur apa yang akan dilakukan? Mengecam saja?”

Tia meminta pemerintah Indonesia untuk melakukan negosiasi dengan negara-negara yang menyokong kedua belah pihak agar mau menghentikan ‘bantuan’ mereka dan melaksanakan gencatan senjata.

Misalnya menggunakan pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden AS, Joe Biden, nanti untuk memaksa AS menghentikan perang.

BACA JUGA  Zhafirah Korban Erupsi Gunung Merapi yang viral Meninggal Dunia

Sebab jika RS Indonesia lumpuh menandakan posisi Kota Gaza semakin lemah dan akan makin mustahil terjadi dialog antara kedua belah pihak.

Dia juga memperkirakan eskalasi konflik semakin panas. Kota Gaza akan digempur habis-habisan.

“Saat 2007, pihak Israel tidak ada korban jatuh saja, korban di Gaza ribuan. Sekarang di Israel ada korban seribuan lebih kebayang kan balasannya akan seperti apa?”

 

 

Berita Terkait

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan
Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Raih Predikat ZI WBK 2025
Lakukan KDRT ke Mantan Istri, MKD Diminta Beri Sanksi Etik ke Oknum DPR RI RHB
Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba
TFR Sibolga Sudah On Track, BKKBN Sumut Fokus Genjot mCPR
TFR Tapteng Masih Tinggi, BKKBN Sumut Dorong Penguatan Peran PKB

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:33 WIB

Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:07 WIB

Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Raih Predikat ZI WBK 2025

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:03 WIB

Lakukan KDRT ke Mantan Istri, MKD Diminta Beri Sanksi Etik ke Oknum DPR RI RHB

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:36 WIB

Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba

Berita Terbaru