Mengutip situs Invent, tak diduga pengajuannya itu diterima. Tepat pada 10 April 1849, pria dengan syarat new York itu menerima hak paten safety pin atau peniti pertama di tempat dunia dengan nomor U.S. Patent No. 6,281.
“Akibat terpepet utang, Hunt terpaksa berjualan penemuannya itu ke suatu perusahaan seharga US$ 400,” tulis situs itu.
Setelah mendapat uang, dia pun mendadak kaya raya serta langsung melunasi utangnya kepada Chapin. Hidupnya pun seketika membaik. Meski begitu, perdagangan ini menjadi suatu kesalahan. Sebab, ketika diproduksi secara massal, peniti buatannya laris-manis di tempat pasaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasalnya, peniti mempunyai banyak kegunaan, dari mulai mengencangkan semua pakaian lalu komponen perhiasan. Perusahaan itu pun cuan sangat besar. Sedangkan, Hunt tiada pernah mendapat keuntungan sedikitpun atas penemuannya dikarenakan sudah jual patennya.
Hingga meninggal pada 1859 pun dia bukan menerima uang dari penemuannya itu. Meski begitu, seluruh dunia mengetahui bahwa peniti yang tersebut kita kenakan sehari-hari adalah hasil keringat Walter Hunt yang mana terjerat utang.






