Rupanya sama sekali tak pernah dijenguk keluarganya belum ada keluarga yang menjenguk terang kuasa hukum Mario Dandi
Padahal Mario Dandy sudah ditahan selama dua pekan lebih di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan, sejak 22 Februari 2023 hingga 10 Maret 2023.
Setelahnya Mario Dandy dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya hingga saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Belum (ada keluarga jenguk Mario),” kata pengacara Mario Dandy, Dolfie Rompas, Senin (13/3/2023).
Dolfie tak menjelaskan alasan pihak keluarga belum menjenguk Mario Dandy di Rutan Polda Metro Jaya.
Mario Dandy juga belum mengetahui masalah yang dihadapi ayahnya saat ini, termasuk harta kekayaan yang tengah diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dolfie mengatakan, kliennya belum mengetahui masalah Rafael Alun Trisambodo karena tidak memegang alat komunikasi.
“Mungkin kurang paham ya (Mario Dandy tentang masalah Rafael Alun Trisambodo),” kata Dolfi
Sementara itu, Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan Rafael terpantau sudah berkali-kali melakukan perjalanan ke sebuah bank untuk mengecek deposit box miliknya. Adapun setelah melakukan pemblokiran sambungnya, PPATK menemukan adanya uang sebesar Rp 37 miliar yang disimpan dalam pecahan mata uang Dollar AS.
Temuan ini pun telah dilaporkan oleh Mahfud MD ke pihak KPK untuk didalami pusat pelaporan dan analisis transaksi keuangan PPATK menemukan adanya transaksi tak wajar
Dari rekening terkait eks pejabat Dirjen pajak Rafael seperti dilansir Tribun wow.com, transaksi janggal pada puluhan rekening terkait ayah tersangka penganiayaan Mario Dandi Satrio itu mencapai jumlah hingga lebih dari Rp 500 miliar.
Untuk mencegah adanya transaksi lebih lanjut PPATK kini telah memblokir rekening Rafael termasuk rekening istrinya Ernie Meike, anak-anak mereka termasuk Mario Dandi seperti dikutip dari kompas, Selasa (7/3/2023) Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menjelaskan jumlah Rp 500 miliar rupiah tersebut merupakan nilai mutasi rekening sejak 2019 hingga 2023 dan terkait hal ini pihak PPATK lantas memblokir rekening yang jumlahnya mencapai lebih dari 40 (Tribunnews/Kompas)
Halaman : 1 2






