HUT Kota Medan: Mengenal Lebih Dekat Sosok Guru Patimpus Sembiring Pelawi

Rabu, 26 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Monumen Guru Patimpus Sembiring Pelawi yang terletak di simpang antara Jalan Gatot Subroto dengan Jalan Siswondo Parman di wilayah Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. (wikipedia)

Monumen Guru Patimpus Sembiring Pelawi yang terletak di simpang antara Jalan Gatot Subroto dengan Jalan Siswondo Parman di wilayah Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. (wikipedia)

Potretsumut.com – Kota Medan akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-434 pada 1 Juli mendatang.

Dalam sejarah Kota Medan, Guru Patimpus Sembiring Pelawi merupakan tokoh legendaris yang dikenal sebagai pendiri Kota Medan.

Beliau adalah orang pertama yang membangun Kampung Medan, yang kini berkembang menjadi Kota Medan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menghormati jasanya, Monumen Guru Patimpus Sembiring Pelawi dibangun di Jalan Guru Patimpus, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, dekat dengan Kantor Walikota Medan.

Guru Patimpus lahir di Desa Ajijahe, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo.

Sebelum memeluk agama Islam, beliau adalah penganut kepercayaan Pemena. Guru Patimpus menikah dengan Datuk Hamparan Perak yang berkuasa hingga Pulo Brayan.

Dari pernikahan ini, mereka dikaruniai dua anak lelaki, si Kolok dan si Kecik.

Setelah menikah, Guru Patimpus dan istrinya membuka sebuah kampung di kawasan hutan antara Sungai Deli dan Sungai Babura, yang kemudian dikenal sebagai Medan Putri.

Letaknya yang strategis di pertemuan dua sungai besar menjadikan Kampung Medan Putri berkembang pesat sebagai pelabuhan transit penting, yang kemudian dikenal sebagai Kampung Medan.

Sidarta S. Pelawi, seorang cucu dari Guru Patimpus, dalam siaran pers tertulisnya mengungkapkan bahwa Guru Patimpus adalah sosok petualang yang berjiwa kemanusiaan.

Beliau dikenal sebagai pengembara yang mengobati orang sakit dari satu daerah ke daerah lain, mulai dari dataran tinggi hingga tanah Deli.

Di setiap tempat yang disinggahinya, Guru Patimpus mendirikan pemukiman yang kemudian berkembang menjadi desa.
Tercatat ada 12 desa yang kini dikenal sebagai Urung Sepuluh Dua Kuta di Kesultanan Deli.

Guru Patimpus juga mendirikan Sepuluh Dua Kuta di Dataran Tinggi Karo, mulai dari Desa Ajijahe (Rumah Meseng) hingga Kuta Madan yang kita kenal sekarang sebagai Kota Medan.

BACA JUGA  Tak ada Debat Cawapres di Pilpres 2024, Ini respons Cak Imin

Nama ‘Medan’ sendiri berasal dari kata ‘madan’ dalam bahasa Karo yang berarti ‘sembuh’. Pendirian Kampung Medan pada tanggal 1 Juli 1590 kini dirayakan sebagai Hari Jadi Kota Medan.

Meskipun jasa Guru Patimpus sangat besar bagi Kota Medan, tidak semua warganya mengetahui lokasi makam beliau.

Makam Guru Patimpus terletak di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dengan sejarah yang kaya dan kontribusi yang besar, Guru Patimpus Sembiring Pelawi akan selalu dikenang sebagai pendiri Kota Medan dan pahlawan kemanusiaan yang berani dan berjiwa besar. (*)

Sumber:
sumutprov.go.id
portal.pemkomedan.go.id

Berita Terkait

Gerak Cepat Pemerintah Atasi Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera
Aceh Sepakat Sumut Salurkan Donasi Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh
Kemendukbangga/BKKBN Tekankan Pentingnya PJPK, Bonivasius: Program Ini Selaras dengan Visi dan Misi Presiden
BKKBN Sumut Dorong Integrasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ke RPJMD dan Renstrada
Unimed Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Media Gathering dan Outbound 
Sinergi TNI–Polri, Pemerintah Bantu Korban Banjir di Bedagai
Lima Anggota DPRD Sergai Tinjau Kantor TNI AL Bedagai, Serap Aspirasi Warga Pesisir
Sinergi TNI-Polri dan Socfindo Bantu Warga Stroke di Sergai dengan Kursi Roda

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 18:45 WIB

Gerak Cepat Pemerintah Atasi Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:13 WIB

Aceh Sepakat Sumut Salurkan Donasi Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:28 WIB

Kemendukbangga/BKKBN Tekankan Pentingnya PJPK, Bonivasius: Program Ini Selaras dengan Visi dan Misi Presiden

Kamis, 23 Oktober 2025 - 21:11 WIB

BKKBN Sumut Dorong Integrasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ke RPJMD dan Renstrada

Rabu, 22 Oktober 2025 - 22:09 WIB

Unimed Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Media Gathering dan Outbound 

Berita Terbaru

Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara dan XLSMART menyalurkan bantuan kepada korban banjir bandang di Dusun Anggrek, Desa Sunting, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang Sabtu (13/12/2025). (Foto: Diva Suwanda)

Nasional

FJPI Sumut dan XLSMART Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang

Minggu, 14 Des 2025 - 21:03 WIB