Pemkab Samosir Kembangkan Budidaya Ikan Sistem Bioflok

Sabtu, 9 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, memberdayakan petani ikan di daerah itu untuk mengembangkan budi daya ikan dengan menggunakan sistem bioflok.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, memberdayakan petani ikan di daerah itu untuk mengembangkan budi daya ikan dengan menggunakan sistem bioflok.

Potretsumut.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, sedang mendorong pertumbuhan budidaya ikan dengan sistem bioflok di daerah mereka.

Tumiur Gultom, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir, menyatakan bahwa sistem budidaya ikan bioflok adalah solusi untuk memenuhi kebutuhan akan ikan serta mengatur penggunaan keramba jaring apung di Kabupaten Samosir.

“Dalam upaya ini, kami membentuk kelompok sebagai wadah pembelajaran dan pertumbuhan. Kolaborasi yang baik antara anggota kelompok menjadi kunci untuk menciptakan area yang tidak hanya berkembang menjadi destinasi wisata, tetapi juga mengusung pengalaman kuliner,” ujar Tumiur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA  Fakta Mengejutkan, 266 Petugas Pelaksana Pemilu di Sumut Sakit dan 2 Meninggal, Apa Penyebabnya?

Dia berharap agar Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat memberikan tambahan bantuan bioflok kepada petani ikan di Samosir.

Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) telah menerima pelatihan dalam pengelolaan bioflok.

Harapannya, kelompok ini dapat menjadi entitas produktif berorientasi bisnis yang meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Di masa depan, Pokdakan diarahkan untuk tidak hanya menjadi produsen ikan, tetapi juga menjadi objek wisata dan pusat kuliner.

Ketua Pokdakan Tawar, Luhut Simbolon, menjelaskan bahwa sebelumnya mereka telah menghadapi kendala dalam budidaya ikan secara konvensional.

BACA JUGA  Puluhan bayi prematur dievakuasi dari RS Al-Shifa di Gaza

Dengan bantuan kolam bioflok, Luhut berharap kelompoknya dapat sukses dengan panen yang memuaskan.

Dia juga mengharapkan bantuan dan bimbingan rutin dari Pemerintah Kabupaten Samosir agar kelompok ini dapat terus berkembang dan maju, bahkan ke tahun-tahun mendatang.

“Jika memungkinkan, kami berharap ada bantuan untuk pembangunan fasilitas rekreasi sehingga kami dapat menyambut wisatawan yang ingin melihat upaya kolektif kami di masa depan,” tambah Luhut.

Sumber: Antara

Berita Terkait

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana
Sigit Wartawan yang Kabarnya Diculik Membantah: Semua Cuma Salah Persepsi
Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam
Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut
Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot
Fakultas Kedokteran UNPRI Berduka, Dokter Andre Budi Tutup Usia
Pra Rakorda Bangga Kencana 2026, BKKBN Sumut Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:35 WIB

BKKBN Sumut dan Pemkab Langkat Satukan Langkah Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:11 WIB

BKKBN Sumut Lepas Pengabdian Dr. Fatmawati, Tinggalkan Capaian Gemilang Program Bangga Kencana

Rabu, 29 April 2026 - 09:21 WIB

Terkait Wacana Pembebasan Lahan di Galang, Ketua Yayasan Anugerah Insan Residivist Sumut Minta Dikaji Mendalam

Rabu, 22 April 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Transparansi Pelayanan Publik, Kemendukbangga/BKKBN Sumut Audiensi dengan Ombudsman Sumut

Jumat, 17 April 2026 - 21:28 WIB

Sidang Prapid Kapolsek Sunggal, Polisi Tak Hadirkan Penyidik, Dugaan Pelanggaran Due Process of Law Disorot

Berita Terbaru