Pos Pemantau: Terjadi 90 kali letusan Gunung Ile Lewotolok NTT

Selasa, 14 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potretsumut.com,  Kupang – Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok di Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan terjadi  90 kali letusan pada puncak gunung yang tersebut disebut selama Senin (13/11) yang dimaksud mana terpantau dari pukul 00.00 WITA hingga 24.00 WITA.

“Sejak kemarin ada 90 kali letusan yang mana yang terjadi dalam puncak kawah gunung tersebut,” kata Petugas Pemantau Gunung Ile Lewotolok, Stanis Ara Kian, dalam laporannya yang dimaksud diterima ANTARA dalam area Kupang,  NTT, Selasa.

Dari 90 kali letusan itu, kata dia, tinggi kolom abu berada pada kisaran 200-500 meter dan juga juga warna asap kelabu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Stanis menambahkan puluhan kali letusan itu disertai dengan gemuruh juga dentuman lemah hingga sedang. Lava pijar masih teramati di area tempat kawah tersebut.

Saat terjadi letusan juga, kata dia, gunung terlihat jelas hingga kabut 0-I. Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih lalu juga kelabu, dengan intensitas sedang hingga tebal juga tinggi 100 hingga 500 meter dalam atas puncak kawah.

Dia menambahkan saat ini gunung api yang mana digunakan pernah erupsi pada akhir November 2021 lalu itu pada masa sekarang ini berada pada Status Level II atau waspada.

Karena itu pihaknya mengeluarkan rekomendasi berbentuk larangan penduduk pada tempat sekitar Gunung Ile Lewotolok maupun pengunjung, pendaki, serta wisatawan memasuki serta juga melakukan aktivitas di tempat dalam dalam wilayah radius dua kilometer dari pusat aktivitas gunung tersebut.

Sementara warga pada tempat tiga desa pada bawah kaki gunung tersebut, seperti Desa Lamawolo, Desa Lamatokan, serta Desa Jontona, diminta selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran atau longsoran lava lalu awan panas dari bagian timur puncak atau kawah Gunung Ile Lewotolok.

BACA JUGA  Sepenggal Kisah Heroik Muhammad Adan, Selamatkan Tiga Teman Sebelum Tewas Akibat Erupsi Gunung Merapi

Ia  mengingat masih ada abu vulkanik yang digunakan keluar dari kawah gunung itu, sehingga penduduk diimbau untuk selalu menggunakan masker untuk menghindari gangguan pernapasan maupun gangguan kesehatan Iainnya.

Sumber: antara

Berita Terkait

Gerak Cepat Pemerintah Atasi Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera
Aceh Sepakat Sumut Salurkan Donasi Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh
Kemendukbangga/BKKBN Tekankan Pentingnya PJPK, Bonivasius: Program Ini Selaras dengan Visi dan Misi Presiden
BKKBN Sumut Dorong Integrasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ke RPJMD dan Renstrada
Unimed Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Media Gathering dan Outbound 
Sinergi TNI–Polri, Pemerintah Bantu Korban Banjir di Bedagai
Lima Anggota DPRD Sergai Tinjau Kantor TNI AL Bedagai, Serap Aspirasi Warga Pesisir
Sinergi TNI-Polri dan Socfindo Bantu Warga Stroke di Sergai dengan Kursi Roda

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 18:45 WIB

Gerak Cepat Pemerintah Atasi Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:13 WIB

Aceh Sepakat Sumut Salurkan Donasi Rp500 Juta untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:28 WIB

Kemendukbangga/BKKBN Tekankan Pentingnya PJPK, Bonivasius: Program Ini Selaras dengan Visi dan Misi Presiden

Kamis, 23 Oktober 2025 - 21:11 WIB

BKKBN Sumut Dorong Integrasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan ke RPJMD dan Renstrada

Rabu, 22 Oktober 2025 - 22:09 WIB

Unimed Perkuat Sinergi dengan Media Lewat Media Gathering dan Outbound 

Berita Terbaru

Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara dan XLSMART menyalurkan bantuan kepada korban banjir bandang di Dusun Anggrek, Desa Sunting, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang Sabtu (13/12/2025). (Foto: Diva Suwanda)

Nasional

FJPI Sumut dan XLSMART Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang

Minggu, 14 Des 2025 - 21:03 WIB