Menuju Indonesia Emas 2045, Unimed Wisuda 1.046 Lulusan Siap Bersaing

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Negeri Medan (Unimed) mewisuda sebanyak 1.046 lulusan dalam Rapat Senat Terbuka yang digelar di Gedung Auditorium Unimed, Jalan Willem Iskandar, Medan, pada 11–12 Februari 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Universitas Negeri Medan (Unimed) mewisuda sebanyak 1.046 lulusan dalam Rapat Senat Terbuka yang digelar di Gedung Auditorium Unimed, Jalan Willem Iskandar, Medan, pada 11–12 Februari 2026. (Foto: Diva Suwanda)

Medan, PotretSumut – Universitas Negeri Medan (Unimed) mewisuda sebanyak 1.046 lulusan dalam Rapat Senat Terbuka yang digelar di Gedung Auditorium Unimed, Jalan Willem Iskandar, Medan, pada 11–12 Februari 2026.

Rektor Unimed, Prof Dr Baharuddin, ST, M Pd, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas capaian akademik yang telah diraih.

Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar di tengah dinamika kehidupan yang terus berubah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lulusan Unimed harus mampu menjadikan tantangan sebagai peluang, terutama dalam mempersiapkan diri menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Baharuddin pada wisuda hari pertama, Rabu (11/2/2026).

Lulusan Harus Kreatif, Adaptif, dan Berkarakter

Menurut Rektor, Indonesia saat ini berada pada fase penting dalam menyongsong satu abad kemerdekaan. Perubahan global, disrupsi teknologi, serta tantangan sosial menuntut hadirnya sumber daya manusia yang cerdas, tangguh, dan berkarakter.
“Saat ini kita menghadapi berbagai tantangan yang kadang tidak terduga. Hanya orang-orang yang kreatif, adaptif, dan berkarakter yang akan menjadi pemenang,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat menaruh harapan besar kepada lulusan perguruan tinggi. Keunggulan akademik, kata dia, harus diimbangi dengan sikap, integritas, dan jiwa kebangsaan.

“Sikap dan jiwa kebangsaan tak kalah penting dari pencapaian akademis. Dan untuk menjadi pemenang, kita harus menjadi pembelajar sepanjang hayat,” tambahnya.

Daya Juang Jadi Kunci Sukses

Sementara itu, Ketua Senat Unimed, Prof Dr Syawal Gultom, M Pd, menekankan pentingnya daya juang dalam menghadapi perubahan dan tekanan hidup. Ia menilai kemampuan mengubah tekanan menjadi peluang merupakan kunci untuk bertahan dan berkembang.

“Itu memang tidak mudah, tetapi itulah kenyataannya. Seseorang harus mampu mengubah tekanan menjadi peluang,” ujarnya.

BACA JUGA  Pesan Rektor Unimed ke 2.225 Wisudawan: Ini Bukan Akhir, Tapi Titik Awal Perjuangan 

Syawal mengingatkan bahwa proses panjang selama kuliah, mulai dari revisi skripsi hingga bimbingan dengan dosen, merupakan bagian dari pembentukan karakter.

“Tidak mudah untuk sampai di fase wisuda. Bolak-balik ke dosen pembimbing, direvisi berkali-kali. Tanpa disadari, itulah cara paling nyata menempa Anda menjadi pribadi yang tangguh,” katanya.

Ia juga mencontohkan fenomena di Amerika Serikat pada awal 2000-an, ketika banyak anak muda meninggalkan pekerjaan untuk membangun usaha sendiri. Namun, hanya sebagian kecil yang mampu bertahan.

“Yang tersisa adalah mereka yang mampu mengonsolidasikan tantangan dan tekanan menjadi peluang. Memang tidak mudah, tetapi itulah yang harus dihadapi,” tuturnya.

Kontribusi Lulusan untuk Indonesia Emas 2045

Melalui wisuda ini, Unimed berharap para lulusan tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga semangat pantang menyerah, karakter kuat, serta kesiapan untuk berkontribusi bagi pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. (DIV)

Penulis : Diva Suwanda

Editor : Diva Suwanda

Berita Terkait

Pesan Rektor Unimed ke 2.225 Wisudawan: Ini Bukan Akhir, Tapi Titik Awal Perjuangan 
Unimed Gelar LPTK Cup XXII 2025: 14 PTN Bertarung, Sportivitas dan Kolaborasi Jadi Sorotan
Perpustakaan Unimed Luncurkan dan Bedah Buku Membangun Negeri dari Sekolah
Rektor Unimed Wisuda 2.199 Lulusan, Prof Baharuddin: Kehadiran Sarjana Ditunggu Masyarakat
Tim PKM Dosen dan Mahasiswa melakukan Pelatihan dan Pengembangan Modul Ajar Digital bagi Guru SMKS Surya Pematangsiantar
9.989 Mahasiswa Baru Unimed Ikuti PKKMB, Rektor Tekankan Pentingnya Karakter
Unimed Gelar UTBK Jalur Mandiri Diikuti 8.219 Peserta, Prodi Kedokteran 50 Orang
PWPM Sumut dan Diagram Center Indonesia Gelar Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Desa di 13 Kota

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:59 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, Unimed Wisuda 1.046 Lulusan Siap Bersaing

Senin, 24 November 2025 - 16:26 WIB

Pesan Rektor Unimed ke 2.225 Wisudawan: Ini Bukan Akhir, Tapi Titik Awal Perjuangan 

Jumat, 14 November 2025 - 09:33 WIB

Unimed Gelar LPTK Cup XXII 2025: 14 PTN Bertarung, Sportivitas dan Kolaborasi Jadi Sorotan

Jumat, 19 September 2025 - 13:54 WIB

Perpustakaan Unimed Luncurkan dan Bedah Buku Membangun Negeri dari Sekolah

Selasa, 19 Agustus 2025 - 15:26 WIB

Rektor Unimed Wisuda 2.199 Lulusan, Prof Baharuddin: Kehadiran Sarjana Ditunggu Masyarakat

Berita Terbaru

Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Sumut, Dr Fatmawati, ST, M Eng, turun langsung ke Kota Sibolga untuk menyerahkan bantuan sekaligus melakukan pembinaan terhadap Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Selasa (3/2/2026) kemarin. (Foto: Diva Suwanda)

Sumut Update

TFR Sibolga Sudah On Track, BKKBN Sumut Fokus Genjot mCPR

Kamis, 5 Feb 2026 - 10:27 WIB

Upaya penguatan pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kabupaten Tapanuli Tengah terus didorong melalui pembinaan langsung oleh Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Dr Fatmawati, ST, M Eng. (Foto: Diva Suwanda)

Sumut Update

TFR Tapteng Masih Tinggi, BKKBN Sumut Dorong Penguatan Peran PKB

Kamis, 5 Feb 2026 - 09:53 WIB