Jambi, PotretSumut – Kecelakaan tragis menimpa sebuah bus pemudik di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Desa Tanjung, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, Jambi.
Insiden ini terjadi pada Kamis (27/3/2025) sekitar pukul 15.23 WIB, saat bus sedang melaju dari Merangin menuju Pulau Jawa.
Bus Mercedes-Benz milik PT ALS dengan nomor polisi BK 7821 DK mengalami kehilangan kendali akibat jalan yang licin setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibatnya, bus tergelincir dan terguling hingga keluar dari badan jalan. Kejadian ini mengejutkan banyak pihak, terutama para penumpang yang sedang dalam perjalanan mudik untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Sebanyak 13 penumpang mengalami luka-luka akibat kecelakaan ini. Beberapa korban mengalami luka ringan, sementara yang lain menderita cedera yang lebih serius.
Petugas medis dan tim penyelamat dari kepolisian serta warga sekitar segera datang untuk memberikan pertolongan.
Evakuasi korban dilakukan dengan cepat ke Rumah Sakit Umum Sarolangun agar mereka bisa segera mendapatkan perawatan medis.
Tim medis bekerja keras untuk menangani para korban, memastikan mereka mendapatkan pertolongan terbaik sesuai dengan kondisi masing-masing.
Beberapa korban yang mengalami luka ringan diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan, sementara yang mengalami cedera serius harus menjalani perawatan lebih lanjut.
Sementara itu, tim dari Satlantas Polres Sarolangun langsung melakukan pengamanan di lokasi kejadian untuk menghindari kemacetan dan memastikan tidak ada korban tambahan akibat lalu lintas yang padat.
Kapolres Sarolangun, AKBP Budi Prasetya, membenarkan kejadian tersebut.
“Saat hujan deras, bus melaju cukup kencang dan diduga tergelincir hingga terguling. Seluruh korban luka telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan,” ujar Budi Prasetya, Jumat (28/3/2025).
Hal yang mengejutkan dari kecelakaan ini adalah sopir bus yang menghilang setelah insiden terjadi.
Ketika tim penyelamat tiba di lokasi, sopir tidak ditemukan. Dugaan sementara, sopir kabur untuk menghindari tanggung jawab. Pihak kepolisian kini tengah melakukan pencarian intensif terhadap sopir tersebut.
“Sopir bus masih dalam pengejaran karena kabur setelah kejadian. Kami sudah mengantongi identitasnya dan sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk segera menemukannya,” kata Kapolres Sarolangun.
Kaburnya sopir bus ini menimbulkan berbagai spekulasi. Apakah ia kabur karena panik, atau ada faktor lain yang menyebabkan ia melarikan diri? Pihak kepolisian juga menyelidiki apakah ada unsur kelalaian dari pihak operator bus yang berkontribusi terhadap kecelakaan ini.
Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Selain mengumpulkan keterangan dari saksi mata, kepolisian juga akan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bus untuk memastikan apakah ada masalah teknis yang menjadi penyebab kecelakaan.
Pemeriksaan lebih lanjut juga akan dilakukan terhadap perusahaan pemilik bus, PT ALS, guna memastikan bahwa kendaraan yang digunakan dalam kondisi layak jalan dan telah memenuhi standar keselamatan. Jika ditemukan kelalaian, pihak perusahaan juga bisa dimintai pertanggungjawaban. (*)
Penulis : Redaksi
Editor : Ari







