Medan, PotretSumut – Upaya panjang membangun birokrasi yang bersih, akuntabel dan berorientasi pada pelayanan publik membuahkan hasil membanggakan bagi Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumut.
Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB), BKKBN Sumut resmi meraih predikat Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025 dalam ajang SAKIP & ZI Awards 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan bertema “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045”, yang menjadi momentum nasional dalam mendorong penguatan reformasi birokrasi di seluruh instansi pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut Dr Fatmawati, ST, MEng, mengikuti kegiatan tersebut secara daring bersama jajaran ASN sebagai bentuk komitmen membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan berintegritas.
Predikat Zona Integritas menuju WBK merupakan capaian strategis yang tidak diraih secara instan.
Penghargaan ini menjadi refleksi dari proses perubahan budaya kerja organisasi, mulai dari penguatan sistem akuntabilitas kinerja, peningkatan kualitas pelayanan publik, penataan manajemen organisasi, hingga pembangunan lingkungan kerja yang menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme.
Bagi BKKBN Sumut, capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus kehormatan. Predikat WBK tidak hanya menjadi simbol keberhasilan administratif, tetapi juga bukti implementasi reformasi birokrasi yang konsisten di setiap lini pelayanan kepada masyarakat.
“Sebuah kebanggaan dan kehormatan besar bagi kami. Pencapaian ini bukan sekadar penghargaan, melainkan bukti komitmen seluruh jajaran Kemendukbangga/BKKBN Sumut dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan melayani dengan sepenuh hati,” ujar Dr Fatmawati.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh Penyuluh KB (PKB/PLKB), OPD KB kabupaten/kota, mitra kerja, serta seluruh pemangku kepentingan di Sumatera Utara yang selama ini membangun sinergi dalam mendukung program pembangunan keluarga dan kependudukan.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.
“Harapan kami, predikat ini dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya. Ini menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan masyarakat merasakan manfaat nyata dari setiap program yang dijalankan,” tambahnya.
Predikat WBK menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BKKBN Sumut untuk terus menjaga integritas organisasi serta meningkatkan standar pelayanan publik yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar maupun gratifikasi.
Partisipasi dalam SAKIP & ZI Awards 2025 sekaligus memperkuat peran BKKBN Sumatera Utara dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) serta berkontribusi aktif dalam pencapaian target pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Lebih dari sekadar penghargaan, raihan ZI WBK Tahun 2025 menjadi tonggak penting transformasi organisasi. Dengan semangat integritas, kolaborasi, dan pelayanan sepenuh hati, BKKBN Sumatera Utara optimistis terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah, kini dan di masa mendatang. (DIV)
Penulis : Redaksi
Editor : Diva Suwanda





