Terungkap: ini Identitas 4 Pelaku Penganiayaan Santri di Ponpes Kediri

Rabu, 28 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mereka mencurigai penyebab kematian korban dan meminta bantuan pihak berwenang untuk menyelidiki lebih lanjut.

Polresta Banyuwangi dan Polresta Kediri pun berkoordinasi untuk mengungkap kebenaran di balik kematian tragis ini.

Pesan Terakhir Korban

Beredarnya rekaman percakapan terakhir antara Bintang Balqis Maulana dan ibunya juga menambah lapisan tragis dalam kasus ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pesan-pesan terakhir tersebut, korban memohon agar segera dijemput dengan nada ketakutan yang menyayat hati.

Beredar pula rekaman video diduga pesan terakhir Bintang Balqis Maulana kepada ibunya.

“Cepet ma, sini,” tulis pengirim diduga Bintang Balqis Maulana ke ibundanya.

“Aku takut, cepet sini,” sambungnya cepat.

Pada pesan berikutnya, sosok pengirim kembali mengutarakan ketakutannya.

“Aku takut maaa. Maaaa tolong,” tulisnya.

BACA JUGA  Hingga Oktober 2023 Kementerian PUPR telah Bangun Jalan Tol 217 km

Penerima pesan, diduga sang ibu, kemudian bertanya tentang apa yang harus ia lakukan untuk menolong.

“Gimana terus nak?” tanya ibunya.

Sosok pengirim pesan diduga Bintang Balqis Maulana hanya menjawab minta segera dijemput.

“Sini cepat jemput,” balasnya.

Kasus penganiayaan terhadap Bintang Balqis Maulana adalah sebuah tragedi yang mengguncang banyak pihak.

Identifikasi keempat pelaku penganiayaan memberikan titik terang dalam penyelidikan kasus ini.

Keluarga korban, pihak berwenang, dan masyarakat secara luas menuntut keadilan untuk korban dan hukuman yang setimpal bagi para pelaku.

Dengan demikian, kasus ini menjadi cerminan penting akan perlunya pengawasan dan perlindungan terhadap anak-anak di lingkungan pondok pesantren dan lembaga pendidikan lainnya.

Semoga kasus ini menjadi momentum untuk perubahan dan pencegahan kasus serupa di masa depan. (***)

Sumber: Facebook Kejadian Seputar Kita

Berita Terkait

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas
Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat
Saifullah Fakhreza Shah Resmi Diambil Sumpah sebagai Advokat di Pengadilan Tinggi Medan
Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Raih Predikat ZI WBK 2025
Lakukan KDRT ke Mantan Istri, MKD Diminta Beri Sanksi Etik ke Oknum DPR RI RHB
Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba
TFR Sibolga Sudah On Track, BKKBN Sumut Fokus Genjot mCPR
TFR Tapteng Masih Tinggi, BKKBN Sumut Dorong Penguatan Peran PKB

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:59 WIB

Mudik Lebaran, BKKBN Sumut Buka Posko Konseling Keluarga di Stasiun Medan dan Terminal Amplas

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:33 WIB

Mahasiswa Unimed Lakukan Pendampingan Psikososial untuk Pulihkan Mental Remaja Korban Banjir di Langkat

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:07 WIB

Langkah Nyata Reformasi Birokrasi, BKKBN Sumut Raih Predikat ZI WBK 2025

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:03 WIB

Lakukan KDRT ke Mantan Istri, MKD Diminta Beri Sanksi Etik ke Oknum DPR RI RHB

Kamis, 5 Februari 2026 - 10:36 WIB

Pastikan Distribusi MBG Tepat Sasaran, Kaper BKKBN Sumut Monitoring ke SPPG ke Toba

Berita Terbaru