Langgar Kode Etik Komisi Yudisial Usulkan 45 Hakim dijatuhi Sanki

Jumat, 3 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY Joko Sasmito (tengah) dalam konferensi pers di Gedung KY, Jakarta, Jumat (3/11/2023). (ANTARA/Sanya Dinda)

Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY Joko Sasmito (tengah) dalam konferensi pers di Gedung KY, Jakarta, Jumat (3/11/2023). (ANTARA/Sanya Dinda)

Potretsumut.comJAKARTA – Sebanyak 45 hakim direkomendasikan dijatuhi sangsi oleh Komisi Yudisial (KY), karena terbukti melanggar Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) periode Januari sampai September tahun 2023.

Berdasarkan data, sebanyak 13 orang hakim yang diusulkan dijatuhi sanksi ringan, 7 orang hakim dijatuhi sanksi sedang, dan 13 orang hakim dijatuhi sanksi berat.

Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY Joko Sasmito mengatakan sebanyak 12 orang hakim lainnya tidak bisa diberikan usul penjatuhan sanksi karena sudah terlebih dahulu dijatuhi sanksi oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung (Bawas MA),

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sanksi ringan berupa teguran lisan dijatuhkan kepada 1 orang hakim, teguran tertulis dijatuhkan kepada 5 orang hakim, dan pernyataan tidak puas secara tertulis untuk 7 orang hakim,” ucap Joko Sasmito alam konferensi pers di Gedung Komisi Yudisial, Jakarta dilansir dari Antara, Jumat (3/11/2023).

Ia merincirikan, sanksi sedang tersebut penundaan kenaikan gaji berkala paling lama satu tahun dijatuhkan kepada 2 orang hakim, penurunan gaji sebesar 1 kali kenaikan gaji berkala paling lama 1 tahun dijatuhkan kepada 1 orang hakim, penundaan kenaikan pangkat paling lama satu tahun dijatuhkan kepada 3 orang hakim, dan mutasi ke pengadilan lain dengan kelas yang lebih rendah dijatuhkan kepada 1 orang hakim.

Untuk sanksi berat sebutnya, KY mengusulkan agar sanksi non palu lebih dari 6 bulan dan paling lama 2 tahun dijatuhkan kepada 8 orang hakim, pemberhentian tetap dengan hak pensiun dijatuhkan kepada 1 orang hakim, dan pemberhentian tidak dengan hormat kepada 4 orang hakim.

Sebanyak 12 hakim dinilai melanggar KEPPH karena memanipulasi fakta persidangan atau salinan putusan, 8 hakim bersikap tidak profesional, 4 hakim melakukan perselingkuhan, dan 2 hakim menerima suap atau gratifikasi.

BACA JUGA  Kecelakaan Beruntun di Jalur Tengkorak, Lima orang Tewas

Selain itu, sisa hakim yang disanksi melanggar KEPPH karena terlibat konflik kepentingan, menelantarkan istri sah, menelantarkan istri dari pernikahan siri, tidak memberi akses kepada pelapor untuk bertemu anaknya, mengungkapkan informasi rahasia kepada pihak lain yang bukan pihak yang berperkara, dan melindungi hakim lain yang terbukti melakukan perselingkuhan.

KY telah memanggil 693 orang yang terdiri atas pelapor, saksi, ahli dan terlapor untuk mencari, mengumpulkan, mengolah, dan menguji data atau bukti terkait hakim yang diduga melanggar KEPPH.

“Pemeriksaan dilakukan secara tatap muka, dan pemeriksaan elektronik untuk pemeriksaan jarak jauh,” kata Joko. (cw1/antara)

Berita Terkait

Tragedi Kecanduan Judi Online: Dari Polwan Hingga Perwira TNI Bunuh Diri
Darurat Judi Online: Dengan Gampangnya Situs Pemerintah dan Kampus Jadi Target Peretasan
Tiga Pelaku Begal Diamankan Polsek Medan Baru Setelah Diamuk Massa
Kapolres dan Walikota Binjai dituntut Berani Ambil Tindakkan Tegas Maraknya Galian C
Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik dan Tim Dokter Arab Saudi Sukses Lakukan 10 Operasi Jantung dalam Sepekan
Wanita Cantik Binjai Ditawari Kerja di Kasino Kamboja
Waspada Agen Kerja Judi Online Kamboja Berkeliaran di Kota Binjai, Sudah Banyak Korban
RS Adam Malik Kerja Sama dengan Arab Saudi Gelar Kegiatan Sosial Operasi Jantung

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 01:56 WIB

Tragedi Kecanduan Judi Online: Dari Polwan Hingga Perwira TNI Bunuh Diri

Senin, 17 Juni 2024 - 01:24 WIB

Darurat Judi Online: Dengan Gampangnya Situs Pemerintah dan Kampus Jadi Target Peretasan

Selasa, 11 Juni 2024 - 09:47 WIB

Kapolres dan Walikota Binjai dituntut Berani Ambil Tindakkan Tegas Maraknya Galian C

Jumat, 31 Mei 2024 - 10:58 WIB

Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik dan Tim Dokter Arab Saudi Sukses Lakukan 10 Operasi Jantung dalam Sepekan

Jumat, 31 Mei 2024 - 10:45 WIB

Wanita Cantik Binjai Ditawari Kerja di Kasino Kamboja

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:41 WIB

Waspada Agen Kerja Judi Online Kamboja Berkeliaran di Kota Binjai, Sudah Banyak Korban

Kamis, 23 Mei 2024 - 03:20 WIB

RS Adam Malik Kerja Sama dengan Arab Saudi Gelar Kegiatan Sosial Operasi Jantung

Senin, 20 Mei 2024 - 16:25 WIB

Letkol Inf Arh Fx Ibnu Hardiyanto Resmi Menjabat Dandim 0203 Langkat yang Baru

Berita Terbaru